Cas Semangat Mahasantri, STIABI Riyadul `Ulum Adakan Pembukaan Mata Kuliah Pesantren Semester Ganjil 2022-2023

Mahasantri STIABI sedang menyimak sambutan Ketua STIABI dalam acara pembukaan tahun ajaran baru Mata Kuliah Pesantren (dok.condong media)

CONDONG-ONLINE.COM, Tasikmalaya – Pada (16/07) Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam (STIABI Riyadul ‘Ulum) menggelar acara pembukaan perkuliahan untuk mata kuliah pesantren semester ganjil 2022-2023, acara yang dilaksanakan di gedung Ibnu Malik lantai 2 ini dihadiri oleh ketua STIABI Riyadul ‘Ulum yaitu Ustaz Mohammad Ridwan, M.Pd., dan wakil ketua empat bidang mata kuliah kepesantrenan, yaitu Ustaz Muhammad Mufti Najmul Umam, Lc, M.A.

Acara dimulai bakda isya dengan dipandu oleh MC Farel Luthfi Firdaus, pada acara pembukaan ini Ustaz Mohammad Ridwan, M.Pd., menyampaikan sambutannya yang berisikan tentang harapan dan rencana mata kuliah kepesantrenan ini akan bagaimana kedepannya (selama satu semester ini), “kalau diibaratkan sebuah pohon pengkajian kitab turast ini adalah akarnya sebagai pondasi untuk mencapai batang yaitu al-Qur’an dan Hadist, maka ketika mengaji kita harus sungguh-sungguh jangan sampai lengah, kalau tidak kita akan sulit menemukan jati diri kita karena tak bisa berkembang atau menyentuh batang (al-Qur'an dan Hadist)” tutur ustaz Ridwan dalam sambutannya.

Ustaz Mufti sedang menyampaikan sambutannya (dok.condong media)

Menjadi sosok yang mengkaji kitab klasik atau kitab kuning, santri yang merangkap sebagai mahasiswa sudah seharusnya mampu menjadikan keilmuan agama sebagai dasar dalam mengkaji keilmuan lainnya agar tidak keluar dari batasan-batasan syariat yang mendekatkan diri kepada mafsadat.

Selain beliau, wakil ketua empat STIABI yaitu Ustaz Mufti menyampaikan sambutannya “dengan ilmu derajat keluarga ataupun orang yang ada didekat kita akan terangkat, sebagai sosok santri harus memiliki falsafah mengaji lebih penting daripada dunia dan isinya, artinya jangan berani meninggalkan ngaji kalo bukan urusan yang teramat penting” ujar ustaz Mufti dalam sambutannya.

Mahasantri putra menyimak paparan acara dari MC (dok.condong media)

Luruskan kembali niat, mencari ilmu lillah, hasilnya adalah kenikmatan dalam belajar. Berkahnya ilmu didapatkan karena khidmat (terhadap guru, ilmu, ahlul ilmi, dan orang yang berkaitan dengan ilmu) dan ilmunya didapatkan karena tholabul ilmi, jadi tidak bisa hanya berkhidmat saja, karena keduanya adalah dua hal yang harus berbarengan.

Bersyukur atas ilmu yang didapat adalah dengan amal, dan seseorang yang beramal tidak bisa hanya dengan ilmu yang sudah didapat saja mereka harus tetap menambah ilmu mereka, yaitu dengan belajar sungguh-sungguh, acara selesai pada pukul 10:00 dengan dibacakannya do'a oleh Samsul Bahri salah seorang mahasantri STIABI semester 7, dalam do'anya ia berharap segala perjalanan dalam mencari ilmu kita semua dimudahkan oleh allah SWT, aamiin.[]

News and Event / News    Dibaca 124x


Artikel Lainnya


Beri Komentar

  • TENTANG KAMI

    Majalah condong online seputar berita dan artikel tentang kajian/dunia islam, tips & inspiration, family, event, radio online, dll.

  • CONDONG-ONLINE.COM

  • Pengunjung Website