Peminat Tahfidz Membludak, Pesantren Condong Undang Trainer dari Syamil Quran

Foto: condong-online/Lena Sayati

CONDONG-ONLINE – Ekstrakurikuler JHQ (Jam’iyyatul Hifdzil Quran) yang memfokuskan diri pada hapalan Quran begitu diminati santri pondok pesantren Riyadlul ‘Ulum Wadda’wah Condong. Hasil nyata output-nya terbukti dari banyaknya alumni yang melanjutkan sekolah ke Universitas Al-Azhar, Kairo Mesir. Oleh karena itu, untuk memfasilitasi animo besar ini, pengurus pondok bekerjasama dengan Syamil Quran mengadakan pelatihan Tahfidz Quran dengan Metode Tikrar.

Acara ini berlangsung pada hari Kamis, (24/08) di Auditorium pesantren. Seluruh santri juga para Asatidz turut hadir dalam pelatihan ini. Dimulai pukul 13.00 WIB, MC Habib Rabbani dan Riyadhul Ulum membuka acara dengan khidmat, ditambah alunan syahdu Ahmmad Husaini yang melantunkan beberapa ayat al-Quran. Pimpinan pesantren, KH. Diding Darul Falah sempat terlebih dulu menyampaikan sambutan. Beliau sangat senang dengan kedatangan tim Syamil Quran dengan metode Tikrar-nya.

Selepas sambutan, Ustadz Yudi selaku trainer memulai pelatihan dengan terlebih dahulu memutar lagu bertema al-Quran, sontak para santri menjadi antusias dan semangat. Beliau terlihat pandai membuat suasana menjadi menyenangkan dengan guyonan khas dan metode penyampaiannya yang fun.

Untuk mengaplikasikan metode Tikrar, panitia memfasilitasi seluruh peserta dengan lembaran worksheet mushaf al-Quran. Mushaf ini merupakan lembaran dari Quran cetakan Penerbit Syamil yang sudah mmenggunakan metode Tikrar.

Ustadz Yudi menegaskan, metode Tikrar lebih fokus pada muroja’ah dengan mengulang ayat al-Quran dalam waktu yang panjang, bahkan bisa sampai 20 kali per-maqta’. Santri pun mempraktekannya langsung. Mula-mula tiap maqta’ dibaca sebanyak 5 kali, lalu dihapal sambil merem-melek sebanyak 5 kali, baru dihapal sambil merem 5 kali. Setelah itu, mereka diminta melihat sebuah benda sambil menghapal ayat. Setelah diuji, kebanyakan santri langsung hapal ayat-ayat yang dihapal tersebut.

Menurut perwakilan Syamil Quran, metode Tikrar sebetulnya adalah metode lama yang diolah kembali oleh Syamil agar menjadi metode yang menyenangkan. Kelebihan metode ini, penghapal bisa mendapatkan memori hapalan untuk jangka waktu yang lama.

Beliau kembali menambahkan, untuk mendapatkan Quran bermetode Tikrar, masyarakat sudah bisa dengan mmudah menemukannya baik di toko buku maupun online store. Selain itu, bagi yang ingin bergabung dengan komunitasnya, bisa dilihat di laman resmi Syamil untuk alamat tiap kotanya.[Lena]  

News and Event / News    Dibaca 386x


Artikel Lainnya


Beri Komentar

  • TENTANG KAMI

    Majalah online seputar berita dan artikel tentang kajian/dunia islam, tips & inspiration, family, event, radio online, dll.

  • CONDONG-ONLINE.COM

  • Pengunjung Website