Kajian MQ Pagi dan Silaturahmi Bersama KH. Abdullah Gymnastiar

7

Aa Gym berfoto bersama Para Pimpinan Pesantren setelah selsai Tausiyah MQ

Doc. Condong-Online,Com

CONDONG-ONLINE.COM- Tasikmalaya, Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda`wah disinggahi oleh seorang tokoh ulama terkemuka, Pimpinan Pondok Pesantren Darut Tauhid yaitu KH. Abdullah Gymnastiar yang lebih akrab dengan panggilan Aa Gym. Dalam perjalanan Safari Dakwahnya, Pesantren Condong terpilih menjadi salah satu destinasi pilihan beliau dalam berdakwah pada waktu yang bersamaan dengan acara Manajemen Qolbu yang disiarkan secara live dari MQ Radio secara streaming pada hari Sabtu, 15 Juli 2017  ba`da  Sholat Subuh secara berjama`ah.

Pemandangan baru pun muncul, dimana pada pukul 04.00 Aula Pesantren Condong telah dipenuhi oleh Shaf yang diisi oleh para santri dan santriwati serta ustadz dan ustadzah Pesantren Condong yang biasanya berjama`ah di masjid putra dan putri masing-masing. Hal ini sengaja disiapkan untuk bersilaturahmi dan mendengarkan Tausiyah dari Aa Gym.  Setelah berkumandang Adzan Subuh, Shalat Shubuh berjama`ah yang diimami KH. Asep Abdullah dimulai dengan Aa Gym sebagai salah satu jema`ahnya. 

Tausiyah pun dimulai dan disiarkan langsung oleh Aa Gym di MQ Radio secara streaming.  Semua pendengar mulai dari santri, ustadz hingga para pimpinan menyimak dengan seksama dan interaktif tausiyah yang disampaikan oleh Aa Gym dengan penuh kelembutan dan diselingi tawa ringan. Beliau menyampaikan tentang alasan Allah SWT menurunkan Rasul, yaitu untuk menyempurnakan ahlak manusia.

Beliau bertanya pada jama`ah pendengar, "Apa yang dimaksud dengan Ahlak?". Beliau pun menjawab bahwa Ahlak adalah respon spontan, seperti perkataan yang keluar secara spontan ataupun perbuatan yang dilakukan secara tiba-tiba. 

Ahlak itu datangnya dari hati, ketika hati kita bersih maka ahlakpun akan baik seluruhnya. Jika hati kita rusak, maka rusak ahlak kita seluruhnya. 

Hati terbagi tiga, yaitu hati yang mati, hati yang sakit dan hati yang selamat. Hati yang mati dimana seseorang yang hidup mempunyai hati, namun hatinya mati. Tidak bisa dinasehati dan diarahkan pada jalan yang lurus. Hati sakit ketika hari mulai kotor, ternoda dan terganggu, dan hal itu dapat diatasi dengan cara membersihkan hati agar terbentuk ahlak yang baik. Dan hati yang selamat adalah hati yang bersih, selalu terjaga dan selalu mengingat Nya.

Dari golongan orang-orang yang dihisab, yang pertama dihisab adalah Mujahid yang mati di medan perang, namun akan terbalik hasilnya dari Syurga menjadi Neraka bila niat berperangnya adalah untuk pujian, harta, wanita dan urusan lainnya. Yang kedua dihisab adalah yang belajar menuntut ilmu agama dan mengajarkannya. Namun, hal ini juga tidak selalu mengarahkan pada Syurga Nya bila niatnya terbalik, bukan untuk kebaikan umat dan akhirat, namun untuk terkemuka, terpandang dan harta. Gplongan yang ketiga adalah yang membaca Qur`an dan mengamalkannya, dan yang terakhir adalah yang dermawan dengan niat ikhlas tanpa ria dan rasa tak ikhlas di akhir.

Allah adalah yang memberi rizki. Bagaikan pembeli dan pedagang, pembeli bukanlah pembawa rizki, namun pembeli adalah perantara Allah SWT dalam menyantaikan rizki pada sang penjual, pembeli adalah ladang amal untuk bermuamalah hasanah , menuju Ridho Nya. Tidak usah mengkhawatirkan rizki, karena rizki itu datang sendiri, dan rizki itu akan selalu mendatangi hingga waktu kematian tiba, maka terhentilah rizki kita.

Masih mengenai rizki, takutnya oran beriman bukan karena kurangnya rizki, tapi kurangnya keberkahan atas harta yang kita miliki dan rizki yang kita dapatkan.

Batas itu adalah bagian dari nikmat, dimana batas akan menjadikan manusia cukup.

Nah, Sobat Condong-Online yang di rahmati Allah SWT, menurut Aa Gym, ilmu yang paling penting adalah ilmu mengenal Allah SWT, agar Iman kita tak redup. Ini artinya, harus ada aksi yang dilakukan oleh seorang muslim seperti semua kegiatan di jadikan amal, senang mendakwahkan Islam dan orang yang sabar dan menyabarkan. 

Bagaimana cara kita untuk melaksanakan itu semua? Yaitu dimulai denga berhati-hati memilih teman. Bagaikan tukan parfum, kita akan tertempel bau parfum walau tak menyemprotkannya ke baju bila berteman dengan tukang parfum, dan sebaliknya dan jika kita berteman dengan tukang sampah, maka tanpa kita menyentuhnya, kita akan tertempel bau sampah. Begitulah pengaruh teman dalam kehidupan ini.

Terus kuat ibadah dan do`anya, Shalat 40 rakaat (17 rakaat Shalat Fardlu, 11 Rakaat Shalat Tahajud, 2 Rakaat Shalat Dhuha dan 10 Rakaat Shalat sunat rawatib sebelum atau sesudah Shalat Fardlu dengan ketentuan masing-masing).

 

Begitulah tausiyah yang disampaikan oleh Aa Gym yang diakhiri dengan perfotoan bersama dan silaturahmi bersama para pimpinan pondok disertai dengan penyerahan kenang-kenangan dari Pondok Condong oleh KH. Diding Darul Falah. Selanjutnya, beberapa ustadz serta pimpinan menemani Aa Gym mengelilingi pondok area putra dan putri yang diakhiri dengan jamuan sarapan sebelum beliau mempersiapkan diri menuju Mesjid Agung Tasikmalaya untuk menyampaikan Tausiyah. 

Begitulah Safari Dakwah Aa Gym yang telah singgah di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda`wah, semoga silaturahmi terus terjalin erat, terimakasih atas kehadiran Aa Gym di Pondok ini.. (Hania)

News and Event / News    Dibaca 629x


Artikel Lainnya


Beri Komentar

  • TENTANG KAMI

    Majalah online seputar berita dan artikel tentang kajian/dunia islam, tips & inspiration, family, event, radio online, dll.

  • CONDONG-ONLINE.COM

  • Pengunjung Website